KADER PARTAI AMANAT NASIONAL UTAMA ANGKATAN KE IV 2004   
Tampilkan postingan dengan label Gempa di mentawai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gempa di mentawai. Tampilkan semua postingan

Senin, November 01, 2010

TNI AL Akan Jemput Wartawan antv & 26 Relawan yang Tersesat di Mentawai

Jakarta - Kabar wartawan antv Dwi Anggia, kameramen Cecep, dan 26 relawan yang tersesat di Mentawai, mulai menemukan titik terang. Hasil kontak telepon satelit, titik koordinat mereka berada di sekitar Pulau Rogut di Mentawai.

"Posisi koordinatnya di pinggir pantai di sekitar Pulau Rogat. Makanan dan minuman mereka sudah habis, air laut juga pasang," kata Pimpinan Redaksi antv, Uni Lubis saat dihubungi detikcom, Senin (1/11/2010).

Dia menjelaskan, Dwi Anggia beserta rombongan memulai perjalanan sekitar pukul 06.00 WIB. Mereka berangkat dari Pulau Sikakap dengan menggunakan 6 perahu. Namun di tengah perjalanan mereka terkena ombak, sehingga harus menepi ke sebuah pulau.

"Kontak sekitar pukul 10.00 WIB ke manajer produksi. Mereka terhalang ombak dan menepi. Sudah dikatakan agar tidak meneruskan, namun mereka tetap berjalan menuju Pulau Rogut," jelasnya.

Selama 5 jam, tidak dilakukan kontak hingga pukul 16.10 WIB, Anggi menelepon memakai telepon satelit, mereka ada di tepi pantai dan tersesat dan tidak bisa menemukan Desa di Pulau Rogut. Telepon itu hanya bisa mengontak saja, tidak bisa dikontak.

"Akhirnya kami meminta koordinat dan dijemput TNI AL, namun setelah dicek koordinatnya tidak ditemukan. Tapi memang kondisi sedang pasang di laut," terangnya.

Anggi kembali mengontak sekitar pukul 17.25 WIB, dan pihak antv meminta dia dan rombongan tidak pergi jauh dari koordinat.

"Teleponnya low bat, hingga kini belum ada kabar lagi. Semoga segera ditemukan oleh TNI AL," tutupnya.

Need, death toll mount in Indonesia By the CNN Wire Staff

More than 22,000 people have been displaced or affected by the tsunami, which swept up villagers and swallowed homes without warning. It started after a 7.7-magnitude earthquake struck last week.The government is considering relocating some residents in the earthquake-prone islands near Sumatra, the state-run Antara news agency said.On the country's hard-hit Mentawai Islands, at least six of the 27 villages have "practically been flattened," state media said.the quake struck Monday, triggering a tsunami warning. Its epicenter was 240 kilometers (150 miles) south of Padang, according to the U.S. Geological Survey.The remoteness of many Indonesian islands left residents without warning and continued to limit communications and rescue and recovery efforts.Medicine and supplies being used to treat hundreds of injured residents are being depleted, Antara reported.The naval base in Padang had set up aid command posts in the Mentawai waters as well as medical command posts for victims, Antara said. /@(CNN.com)

Minggu, Oktober 31, 2010

Tersangkut di Atas Pohon, Azizah Selamat Saat Tsunami di Mentawai

Mentawai - Tsunami di Mentawai meluluhlantakkan Dusun Muntai. Di tengah reruntuhan, selamatlah seorang bocah berumur tiga tahun. Anak yang diketahui bernama Azizah itu ditemukan tersangkut di atas pohon.

"Saat ditemukan, seluruh badannya membiru dan merah," kata Saderaki (42), warga

Malakopa yang kini berniat merawat balita malang tersebut kepada detikcom, Minggu,

(31/10/2010).

Dengan kondisi lemah, Azizah diturunkan secara perlahan oleh polisi yang menemukannya. Di lokasi tersebut juga ditemukan ibunya yang nyaris meninggal. Tulang perempuan tersebut patah-patah. Dia juga mengalami luka di sekitar mata yang membuatnya bengkak, dan badannya membiru. Ditemukan pula kakak Azizah dengan kondisi setali tiga uang dengan ibunya.

"Azizah tiap malam menangis, memanggil-manggil ibunya," tambah Saderaki.

Kini, ibu dan kakak Azizah masih dirawat intensif di posko pengungsian gereja bersama puluhan pengungsi lainya. Azizah hanya sesekali dipertemukan dengan ibunya karena takut tertular penyakit. Azizah kini mulai bisa tersenyum, meski pucat masih tampak di wajahnya.

"Rencananya, Azizah akan kami sekolahkan," ucap Saderaki.

Gempa 7,2 SR yang melanda Mentawai pada Senin (25/10) memicu tsunami di kawasan tersebut. Korban tewas akibat bencana itu hingga 29 Oktober malam menjadi 413 orang. Sedangkan warga yang masih hilang mencapai 298 orang. Korban yang mengalami luka berat 270 orang dan 142 orang luka ringan. Sebanyak 517 rumah rusak berat dan 204 rumah rusak ringan. Jumlah pengungsi telah mencapai 22.595 orang. (asp/vit)