KADER PARTAI AMANAT NASIONAL UTAMA ANGKATAN KE IV 2004   
Tampilkan postingan dengan label Fenomena Alam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fenomena Alam. Tampilkan semua postingan

Jumat, Maret 18, 2011

Ledakan Aurora dalam Terang Bulan



KOMPAS.com - Aurora borealis adalah salah satu fenomena alam terindah di Bumi. Merekam keindahannya dengan kamera, apalagi dalam kondisi terang bulan purnama, bukanlah hal mudah sebab cahaya aurora borealis akan "kalah" oleh cahaya bulan.
Tapi, fotografer asal Jerman Kerstin Langenberger berhasil melakukannya. Dalam fotonya, aurora borealis terlihat terang dalam cahaya Bulan, seolah fenomena tersebut muncul di siang bolong.
Langenberger berhasil memotret setelah menantia selama 300 jam menunggu fenomena itu muncul. Ia mengungkapkan, "Aurora harus sangat terang untuk bisa tampak saat ada Bulan. Ini jarang terjadi sehingga gambar seperti ini sangat jarang."
Foto Langenberger berhasil menguak keindahan Thingvellir National Park, tempat pengambilan foto yang menjadi salah satu situs warisan dunia UNESCO. Dalam foto itu, aurora tampak sebagai ledakan cahaya hijau dan ungu.
Aurora dijumpai di Kutub Utara dan kutub selatan Bumi. Aurora yang dijumpai di kutub utara disebut Aurora Borealis atau Northern Light sementara yang dijumpai di Kutub selatan disebut Aurora Australis.
Fenomena ini muncul akibat partikel bermuatan dari Matahari yang dihantarkan ke Bumi. Partikel tersebut tertarik oleh medan magnet Bumi, melepaskan energi hingga menghasilkan cahaya di lapisan ionosfer.
Kemunculannya tiba-tiba. Langenberger harus tiba di lokasi siang hari sehingga bisa mempersiapkan semua alat-alat untuk memotret. Malam harinya, ia harus sabar menanti si aurora datang.
"Kesulitannya adalah mengetahui dimana aurora muncul dan seperti apa nanti. Untuk waktu lama, tak ada yang terjadi dan hanya bisa menunggu. Namun, tiba-tiba langit malam hari mengalami ledakan aurora," kata Langenberger.
Langenberger mengungkapkan, "Ledakan aurora biasanya bertahan hingga beberapa menit, lalu ia akan menghilang. Aurora mungkin muncul lagi, tetapi bisa juga tidak. Tak ada yang tahu nantinya."
Aurora bukan hanya bisa muncul di Bumi. Hubble Space Telescope pernah menangkap fenomena aurora di Jupiter dan Saturnus, bahkan di satelit Jupiter yaitu Io, Europa dan Ganymede. Uranus dan Neptunus dilaporkan juga memiliki aurora.

Rabu, November 24, 2010

Halo Matahari Muncul Lagi di Padang

Rabu, 24 November 2010 12:36 WIB


Padang, (tvOne)

Fenomena halo matahari berupa lingkaran cahaya yang mengelilingi matahari kembali terjadi di langit Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu (24/11). 


Kepala Seksi Bidang Informasi dan Observasi BMKG Padang, Syafrizal di Padangmembenarkan terjadinya fenomena halo matahari ini, setelah sebelumnya pada 21 Oktober 2010, juga terjadi fenomena serupa. 

Syafrizal mengatakan, halo matahari merupakan fenomena alam biasa berupa cahaya yang mengelilingi matahari, yang merupakan hasil pembelokan cahaya matahari oleh partikel uap air di atmosfer 

"Masyarakat tidak perlu khawatir dengan fenomena halo matahari karena merupakan peristiwa biasa dan sudah sering terjadi di Padang. Tidak ada kaitan halo matahari dengan prediksi gempa sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dan mengaitkannya dengan gempa," katanya mengingatkan. 

Menurut dia, fenomena alam halo matahari ini bisa muncul karena pantulan partikel udara yang terkena pantulan dari sinar matahari. "Jadi tidak ada hubungannya dengan gempa. Ini dua fenomena alam yang berbeda," katanya. 

Dia menambahkan, untuk melihat fenomena halo matahari di langit Kota Padang, masyarakat tidak perlu menggunakan kacamata khusus. "Sama seperti melihat matahari secara langsung, namun kalau dilihat terlalu lama akan silau," katanya. 

Sementara itu, sejumlah pegawai yang di Kantor Gubernur Sumbar banyak yang melihat fenomena halo matahari yang muncul di langit Kota padang sekitar pukul 09.30 WIB. 

Wati, perawat di Poliklinik Puskesmas Kantor Gubernur Sumbar, mengatakan, fenomena halo matahari yang kedua kali terjadi di langit Kota Padang. "Saat sedang bekerja, teman satu kantor memberi tahu halo matahari muncul lagi di langit Kota Padang," katanya. 

Dia menambahkan, pada 21 Oktober 2010 juga mengambil foto halo matahari yang terjadi di langit Kota Padang, namun kali hanya sekadar melihat saja. "Matahari terlihat dikelilingi cahaya berupa lingkaran berwarna pelangi di langit Kota Padang," katanya. (Ant)